Home Daerah Investasi Rp615 Miliar untuk Konektivitas: Menyaksikan Perubahan di Ruas Impa-Impa - Anabanua

Investasi Rp615 Miliar untuk Konektivitas: Menyaksikan Perubahan di Ruas Impa-Impa - Anabanua

81
0
SHARE
Investasi Rp615 Miliar untuk Konektivitas: Menyaksikan Perubahan di Ruas Impa-Impa - Anabanua

WAJO - Di jantung Sulawesi Selatan, sebuah transformasi infrastruktur berskala besar sedang berlangsung dengan dampak yang mulai terasa langsung oleh masyarakat.

Progres penanganan preservasi jalan melalui skema Multi Years Contract (MYC) Paket IV, khususnya pada ruas strategis Jalan Impa-impa–Anabanua sepanjang 16,9 kilometer di Kabupaten Wajo, menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Proyek senilai Rp615,6 miliar yang mencakup total 286,80 kilometer di empat kabupaten ini merupakan investasi krusial untuk memperkuat jaringan jalan provinsi yang menjadi urat nadi mobilitas dan distribusi logistik antarwilayah.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara langsung memantau dan memberikan pembaruan terkait progres pengerjaan di ruas tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses konstruksi berlangsung.

“Kami mohon maaf atas terganggunya arus lalu lintas dan berharap masyarakat dapat bersabar serta mendoakan agar pengerjaan jalan ini berjalan lancar dan hasilnya maksimal,” ujar Andi Sudirman.

Permintaan maaf ini tidak hanya mencerminkan empati, tetapi juga pengakuan atas pentingnya ruas jalan tersebut dalam kehidupan sehari-hari warga.

Ungkapan maaf dari gubernur seiring dengan testimoni warga yang mulai merasakan perubahan nyata. Hasni M, warga Baru Tancung, Kecamatan Tanasitolo, mengisahkan kondisi jalan sebelumnya yang penuh tantangan.

“Dulu jalannya penuh lubang dan kalau musim hujan jadi kubangan air. Transportasi kurang lancar karena jalan rusak,” ujarnya.

Namun, kini narasi itu mulai bergeser seiring dengan peningkatan kualitas jalan.

“Sekarang sudah mulai lancar, waktu tempuh perjalanan jadi lebih cepat karena ada peningkatan jalan. Aktivitas masyarakat mulai lancar, mau ke pasar dan berangkat kerja juga lancar,” katanya.

Perubahan ini menunjukkan bahwa proyek MYC Paket IV bukan sekadar angka kontrak dan panjang jalan, melainkan sebuah upaya konkret yang secara langsung memulihkan denyut kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat di sepanjang koridor vital Sulawesi Selatan, sambil membawa harapan untuk konektivitas yang lebih baik di masa depan. (hms)

Editor: Abi Ghifar